Peningkatan Efisiensi Ekonomi Bengkel Melalui Pelatihan Pemasangan Ban Tubeless Bagi Pemuda Produktif Di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan

Authors

  • Supriono Supriono Universitas Alwashliyah
  • Risky Fajar Sundari Universitas Alwashliyah Medan
  • Zulfan Zulfan Universitas Alwashliyah Medan
  • Rizki Pangidoan Lubis Universitas Alwashliyah Medan
  • Nur Asyiah Siregar Universitas Alwashliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.47662/jaliye.v5i1.1307

Keywords:

pelatihan, ban tubeless, pemberdayaan pemuda, efisiensi ekonomi, bengkel

Abstract

ABSTRAK

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi ekonomi bengkel melalui pelatihan pemasangan ban tubeless bagi pemuda produktif di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan. Permasalahan yang dihadapi oleh bengkel tradisional di desa ini adalah kurangnya keterampilan teknis yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif, sehingga pelayanan yang diberikan belum mampu bersaing dengan bengkel modern. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif, di mana peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai karakteristik ban tubeless, peralatan, dan prosedur pemasangan, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam praktik bongkar pasang, pengecekan kebocoran, hingga penanganan darurat. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis dan keterampilan praktis peserta, yang berdampak pada efisiensi waktu dan biaya perbaikan di bengkel. Selain itu, pelatihan membuka peluang usaha baru, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi desa melalui peningkatan kesempatan kerja dan kemandirian pemuda. Kegiatan ini membuktikan bahwa program pelatihan berbasis kebutuhan lokal dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.                                                                                                                                                         

ABSTRACT

This community service program aimed to improve the economic efficiency of local workshops through tubeless tire installation training for productive youth in Bandar Khalipah Village, Percut Sei Tuan District. The main problem faced by traditional workshops in this area is the lack of technical skills adapted to automotive technology developments, resulting in services that cannot fully compete with modern workshops. The training was conducted using a participatory approach, where participants not only received theoretical knowledge about the characteristics of tubeless tires, tools, and installation procedures, but were also actively involved in hands-on practice, including tire mounting and dismounting, leakage detection, and emergency handling. The results revealed a significant improvement in participants’ technical knowledge and practical skills, which contributed to reduced repair time and material efficiency in workshops. Moreover, the training created new entrepreneurial opportunities, enhanced consumer trust, and contributed to the village’s economic growth by increasing job opportunities and promoting youth self-reliance. This program demonstrates that locally oriented training can serve as a sustainable community empowerment strategy.

 

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Supriono, S., Sundari, R. F., Zulfan, Z., Lubis, R. P., & Siregar, N. A. (2026). Peningkatan Efisiensi Ekonomi Bengkel Melalui Pelatihan Pemasangan Ban Tubeless Bagi Pemuda Produktif Di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan. JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, Dan Edukasi, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.47662/jaliye.v5i1.1307

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.