Implementasi Metode Diskusi dalam Pembelajaran Fikih untuk Mengembangkan Kemampuan Kolaboratif Siswa (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Mundziri Sunggal Kanan Medan)”
DOI:
https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i1.1428Keywords:
Metode Diskusi, Mata Pelajaran Fikih, Kecerdasan Kolaboratif, Pembelajaran Aktif.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode diskusi pada mata pelajaran Fikih dalam mengembangkan kecerdasan kolaboratif siswa (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Mundziri Sunggal Kanan Medan). Kecerdasan kolaboratif merupakan kemampuan siswa untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, saling menghargai pendapat, serta menyelesaikan permasalahan secara bersama dalam proses pembelajaran. Metode diskusi dipilih karena dinilai mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan berpusat pada siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru mata pelajaran Fikih dan siswa Pondok Pesantren Al Mundziri Sunggal Kanan Medan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode diskusi pada mata pelajaran Fikih telah berjalan dengan cukup baik dan mampu meningkatkan kecerdasan kolaboratif siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya keaktifan siswa dalam berdiskusi, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, keberanian mengemukakan pendapat, serta sikap saling menghargai antar sesama siswa. Faktor pendukung keberhasilan metode diskusi meliputi peran aktif guru sebagai fasilitator dan suasana kelas yang kondusif. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan kemampuan siswa dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan kelas yang lebih efektif agar metode diskusi dapat dioptimalkan dalam pembelajaran Fikih.


