Penerapan Nilai-Nilai Alwashliyah dalam Membentuk Kepribadian Islami Siswa di MTs Alwashliyah Pulau Gambar
DOI:
https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i1.1427Keywords:
Penerapan, Nilai-Nilai Al Washliyah, Kepribadian IslamiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai AlWashliyah dalam membentuk kepribadian Islami siswa di MTs AlWashliyah Pulau Gambar serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan nilai-nilai Al washliyah terhadap pembentukan kepribadian Islami siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa sebagai sumber informasi utama. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai penerapan nilai-nilai AlWashliyah dalam lingkungan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai AlWashliyah dilaksanakan melalui berbagai program yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, pembiasaan keagamaan, kegiatan sosial, program kepemimpinan, serta kegiatan ekstrakurikuler. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi nilai keislaman, akhlakul karimah, ukhuwah Islamiyah, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat perjuangan. Implementasi nilai tersebut dilakukan melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, pengajian, Jumat Infak, Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD), serta keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan tersebut didukung oleh komitmen guru, budaya sekolah yang religius, serta keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan karakter siswa. Namun demikian, masih terdapat beberapa faktor penghambat seperti perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan, serta perkembangan teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan agar internalisasi nilai-nilai tersebut dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


