Internalisasi Nilai-Nilai Tasawuf dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di MAS Alwashliyah Pantai Cermin

Authors

  • Elsa Elsa Universitas Alwashliyah Medan
  • Nikmah Royani Harahap Universitas Alwashliyah Medan
  • Hotni Sari Harahap Universitas Alwashliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i2.1415

Keywords:

Internalisasi, Nilai-Nilai Tasawuf, Pembentukan Karakter, Shibghah Al-Washliyah

Abstract

Degradasi moral di kalangan remaja pada era digital menuntut lembaga pendidikan Islam memperkuat dimensi spiritual dalam pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai tasawuf, nilai-nilai tasawuf yang diinternalisasikan, serta faktor pendukung dan penghambatnya dalam pembentukan karakter peserta didik di MAS Alwashliyah Pantai Cermin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif moderat, wawancara semi-terstruktur dengan kepala madrasah, guru Ke-Alwashliyahan, guru Akidah Akhlak, guru Al-Qur'an Hadis, dan peserta didik, serta dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dan diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi berlangsung melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, pembelajaran integratif, dan budaya sekolah religius yang bergerak dari tahap transformasi, transaksi, hingga transinternalisasi nilai. Nilai yang diinternalisasikan meliputi ikhlas, sabar, tawadhu', muhasabah, dan mujahadah, yang selaras dengan Shibghah Al-Washliyah. Faktor pendukungnya adalah komitmen pimpinan dan guru, budaya religius, serta program keagamaan terstruktur, sedangkan penghambatnya adalah pengaruh media sosial dan gawai, keragaman pola asuh keluarga, serta motivasi peserta didik yang fluktuatif.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Elsa, E., Harahap, N. R., & Harahap, H. S. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Tasawuf dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di MAS Alwashliyah Pantai Cermin. HIBRUL ULAMA, 8(2), 243–250. https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i2.1415