Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Pembelajaran Al-Qur'an Hadis di MTs Bipda Sukajadi

Authors

  • Ainayya Zahra Universitas Alwashliyah Medan
  • Yulia Warda Universitas Alwashliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i2.1408

Keywords:

Contextual Teaching and Learning, Al-Qur'an Hadith, Tajwid, Mad Recitation Rules

Abstract

Pembelajaran ilmu tajwid dalam mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di madrasah masih banyak berpusat pada guru dan berorientasi hafalan kaidah, sehingga siswa kurang mampu menerapkannya dalam praktik membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi hukum bacaan mad ?ilah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi di MTs Bipda Sukajadi, menganalisis dinamika pembelajaran kelas selama penerapannya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumen; informan terdiri atas kepala madrasah, guru Al-Qur'an Hadis, dan siswa kelas VIII. Data dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CTL diterapkan secara sistematis melalui pengaktifan pengalaman membaca siswa, pemodelan dengan audio tilawah, eksplorasi contoh bacaan mad di mushaf secara berkelompok, dan tugas autentik menandai bacaan mad saat tadarus. Dinamika kelas bergeser dari hafalan satu arah menjadi eksplorasi yang dialogis dan kolaboratif. Faktor pendukungnya adalah rasa ingin tahu siswa, kreativitas guru, dan dukungan madrasah, sedangkan penghambatnya meliputi keragaman kemampuan membaca, kompleksitas mad tamkin dan mad farqi, keterbatasan waktu dan media audio, serta minimnya pelatihan guru.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Zahra, A., & Warda, Y. (2026). Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MTs Bipda Sukajadi. HIBRUL ULAMA, 8(2), 201–207. https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i2.1408