Fenomenologi Perilaku Menyimpang Peserta Didik dalam Pembelajaran PAI di MTs Swasta PAB 3 Helvetia
DOI:
https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i1.1335Keywords:
Deviant Behavior, PAI Learning, Phenomenology, Juvenile Delinquency, Teaching MethodsAbstract
Perilaku menyimpang peserta didik dalam pembelajaran PAI menjadi permasalahan serius yang menghambat tercapainya tujuan pendidikan karakter di madrasah. Penelitian ini bertujuan mengungkap fenomenologi perilaku menyimpang peserta didik dalam pembelajaran PAI di MTs Swasta PAB 3 Helvetia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi dua faktor utama penyebab perilaku menyimpang. Pertama, pengaruh lingkungan pergaulan sebaya yang tidak kondusif mendorong peserta didik berperilaku negatif seperti mengobrol, tidak memperhatikan pendidik, dan terlibat geng. Kedua, penggunaan metode pembelajaran yang monoton berupa ceramah dan pemberian tugas tanpa variasi menyebabkan kebosanan serta menurunnya minat belajar. Bentuk perilaku menyimpang yang ditemukan meliputi kurang perhatian, berbicara saat pelajaran berlangsung, tidak mengerjakan tugas, serta penggunaan bahasa tidak sopan. Upaya penanganan dilakukan melalui pemberian nasihat, sanksi edukatif, dan pembiasaan positif. Disimpulkan bahwa perilaku menyimpang di MTs Swasta PAB 3 Helvetia bersumber dari faktor eksternal (pergaulan) dan faktor pedagogis (metode mengajar), sehingga diperlukan inovasi metode pembelajaran yang interaktif serta penguatan pengawasan dan kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan pihak madrasah.


