Implementasi Kurikulum Merdeka Dan Dampaknya Terhadap Mutu Pembelajaran Di Sekolah Dasar: Studi Lapangan Pada Mi Darun Najah
DOI:
https://doi.org/10.47662/hibrululama.v8i1.1181Keywords:
Merdeka Curriculum, Learning Quality, Madrasah Ibtidaiyah, Primary School, Field StudyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan Kurikulum Merdeka serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Darun Najah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi kegiatan pembelajaran, dan analisis dokumen terkait, dengan melibatkan kepala madrasah, guru, dan peserta didik sebagai informan utama. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengelompokan data, penyajian temuan, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui penerapan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di MI Darun Najah dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan pendidik serta kondisi kelembagaan madrasah. Implementasi kurikulum ini memberikan dampak positif terhadap pembelajaran bersama, yang terlihat dari meningkatnya keterlibatan aktif siswa, pemahaman terhadap materi, motivasi belajar, serta kualitas interaksi pedagogis antara guru dan peserta didik. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan yang berpusat pada peserta didik telah diterapkan secara nyata dalam praktik pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, antara lain beban administrasi guru yang relatif tinggi, keterbatasan sarana dan sumber belajar, serta variasi kemampuan guru dalam menyusun dan menerapkan asesmen autentik. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka memerlukan dukungan manajerial yang kuat, penguatan kompetensi pendidik, serta penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai guna mengoptimalkan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah ibtidaiyah.


