Analisis Komperatif Usahatani Karet Lokal Dengan Karet Okulasi Terhadap Pendapatan Petani

Main Article Content

Henny Wahyuni
Adriansyah Adriansyah

Abstract

Karet local adalah karet yang dibudidayakan melalui biji yang biasanya ditanam masyarakat sejak dahulu hingga sekarang yang memiliki kekuatan daya tumbuh yang lebih dari karet okulasi. Tanaman karet dari biji setiap pohonnya menghasilkan getah sekitar satu ons. Negara penghasil karet tertinggi pertama di dunia yang hanya memiliki luas lahan penanaman 2.4 juta/hektar. Tingkat rata-rata produktifitas rata-rata tanaman karet di Indonesia masih lebih rendah dari Thailand yaitu 3.398.800 ton/ha/thn. Pada dasarnya tujuan akhir seorang petani melaksanakan usahataninya adalah mendapatkan produksi dan keuntungan sebanyak mungkin dengan menekan biaya serendah mungkin. Pendapatan petani dapat berupa pendapatan yang berasal dari kegiatan usahatani. tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui dan menganalisis perbedaan factor produksi terhadap petani karet local dengan karet okulasi di desa sababangun dan juga untuk mengetahui dan menganalisis kelayakan usahatani karet local dan karet okulasi di desa sababangun Tapanuli tengah. Penelitian ini dilaksanakan di desa sababangun Tapanuli tengah dengan menggunakan metode survey beberapa petani karet di desa tersebut.Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sensus dimana sampel pada penelitian ini adalah petani karet local dan petani karet okulasi di desa sibabangun. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwasanya pendapatan petani karet okulasi lebih besar dibandingkan dengan karet local dimana pendapatan petani karet okulasi Rp 96.514.750/tahun, sedangkan karet lokal Rp 164.926.750/tahun danUsahatani karet lokal didaerah penelitian layak untuk diusahakan dengan perhitungan R/C >1=(8.5) sedangkan karet okulasi layak untuk diusahakan oleh petani dengan perhitungan R/C >1=(9)


 

Article Details

Section
Articles

References

Fitria, F., Harahap, F.S. and Walida, H., 2020. Derajat Infeksi Mikoriza Pada Persiapan Lahan Dan Pengelolaan Gulma Di Tiga Kabupaten Di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(1), pp.177-180.
Harahap, F.S. and Fitra, Y.R., 2020. Characteristics of Chemical Properties of Oil Palm Soil at Plant Age in Different Areas of Land. Jurnal Pertanian Tropik, 7(2, Agustus), pp.233-238.
Harahap, F.S., Harahap, D.E. and Harahap, P., 2020. Land Characteristics And Land Evaluation For Development On Other Use Area Rice Fertilizer Plants In District Salak Regency Pakpak Bharat. ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN, 45(2), pp.195-204.
Kartasapoetra, A G. 2004. Pengantar Ekonomi Produksi Pertanian. Penerbit Bina Aksara. Jakarta.
Lasminingsih, M. 2006. Pembangunan Kebun Entres, pp 16-22. Dalam Sapla Hina Usahatani Karet Rakyat. Balai Penelitian Sembawa. Palembang.
Mosher, A T 1991, Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jasagura lakarta.
Nazarudin dan Paimin, 2004, Karet Budi daya dan Pengolahan Stratcgi Pemasaran. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Pasaribu. 1983. Pengantar Statistik. Ghalia Indonesia Jakarta
Rahmawaty, R., Frastika, S., Rauf, A., Batubara, R. And Harahap, F.S., 2020. Land suitability assessment for Lansium domesticum cultivation on agroforestry land using matching method and geographic information system. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(8).
Setyamidjaja, D 1993. Budidaya dan Pengolahan Karet Kanisius, Jakarta.
Setyawan, D. Andoko, A, 2005. Petunjuk Lengkap Budidaya Karet. Agro Media Pustaka, Tangerang,
Singarimbun dan Effendi. 1989. Metode Penelitian Survei. Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Jakarta
Soehardjo dan Patong, 1973. Setidi .scndi Pokok Ilmu Usahatani Dcpaitcmen Ilmu Sosial ITunurni Pertanian. Iiistitul Pertanian Bogoi, Liogoi.
Soekartawi, 1986. ilmu Usahatani. dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. Penerbit Universitas Indonesia (Ul-Press) Jakarta.
Soekartawi. 1995. Analisis Usahatani. Penerbit Universitas Indonesia (Ul- Press) Jakarta.
Tohir, A Kaslan. 1991. Seuntai Pengetahuan Ilmu Usahatani Indonesia. Jilid I. Rineka Cipta. Jakarta.