EFEKTIFITAS PEMBERIAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULAR (CMA) DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L)
DOI:
https://doi.org/10.47662/alulum.v14i2.1367Keywords:
Sweet Corn, CMA Fertilizer, NPK FertilizerAbstract
Jagung manis merupakan salah satu komoditas pangan yang telah banyak dibudidayakan karena memiliki rasa lebih manis dan umur panen yang lebih cepat dibandingkan dengan jagung biasa. Salah satu upaya untuk meningkatkan unsur hara yang tersedia di dalam tanah untuk mencukupi kebutuhan tanaman yaitu dengan dilaksanakannya pemupukan. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui Efektifitas Pupuk CMA dan pupuk NPK serta pengaruh interaksi penggunaan pupuk CMA dan Pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Jagung Manis. Penelitian ini dilaksanakan di Jl Bunga Rampai Simalingkar B Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu:Faktor 1, pupuk CMA (C) terdiri dari 4 taraf yaitu:C0 = kontrol, C1 = Dosis pupuk 10 gram/tan,C2 = Dosis pupuk CMA 20 gram/tan ,C3 = Dosis pupuk CMA 30 gram/tan. Faktor ke 2 pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = Kontrol, N1 = dosis 0.2 gram/tan, N2 = 0.4 gram/tan dan N3 = 0.6 gram/tan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pengunaan pupuk CMA berbeda nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah daun, diameter batang, berat kotor dan berat bersih tanaman.Interaksi penggunaan pupuk CMA dan Pupuk NPK berbeda nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah daun, diameter batang, berat kotor dan berat bersih tanaman.
References
Bahtiar, Muh. Azrai1, M. Arsyad Biba1, dan Muh. Syakir.2018. Daya Saing Calon Varietas Jagung Hibrida NASA-29 di Jawa Timur. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Jakarta
Barnito, N. 2009. Budidaya Tanaman Jagung. Suka Abadi. Yogyakata. 96 hlm.
Hasibuan, 2004. Pupuk dan Pemupukan. Fakultas Pertanian USU, Medan
Kartasapoetra dan Mulyani, 1999. Tekhnologi Konservasi Tanah dan Air. Jakarta: PT Melton Putra.
Kartika Trimin 2018. Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L) Non Hibrida di Lahan Balai Agroteknologi Terpadu (ATP). Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Volume 15 No. 2. Universitas PGRI Palembang, Palembang
MaddoniGA, Cirilo and Otegui ME. 2006. Row Widht and Maize Grainyield. Agron. J.98:1532-1543.
Musnamar. 2006. Pupuk Organik Padat, Pembuatan dan Aplikasi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Purwono, M; Hartono; 2007. Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya, Depok
Rukmana, R. 2007. Usaha Tani Jagung. Kanisius. Yogyakarta
Silaban, E.T. Purba, E. dan Ginting J. 2013. Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays sacaratha Sturt. L) Pada Berbagai Jarak Tanam Dan Waktu Olah Tanah. Jurnal Online Agroekoteknologi. Juni 2013. 1(3) ISSN No.2337-6597.
Sitompul, S. M. & B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press,Yogyakarta.
Soeprapto. (1993). Bertanam Kacang Hijau. Penebar Swadaya. Jakarta
Suprapto.H.S 1998 Bertanam Jagung.Jakarta Penebar Swadaya
Suprapto, H.S dan Marzuki. 2005. Bertanam Jagung. Penebar Swadaya, Jakarta.
Sutanto R, 2002. Pertanian organik menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Kanisius. Yogyakarta.
Sutedjo, M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.
Sutoro, Soelaeman, Y. & Iskandar. 1988. Budidaya Tanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Pangan, Bogor.
Warisno .2002. Jagung Hibrida Seri budi Daya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Wax M. Stoller EW. 1987. Aspects of weed cropsinterference related to weed control practice.World Soybean Research Conference III.Westview. London. pp. 116124.
Yulisma. 2011. Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung pada Berbagai Jarak Tanam. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 30(3):196-203
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salman Alfarisi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





